PERINGATI HARI ANTI NARKOBA : “Ancaman Narkoba perlu Perhatian Serius”

PERINGATI HARI ANTI NARKOBA : “Ancaman Narkoba perlu Perhatian Serius”

26 Jun 2013 11:00 am  |  150 Kunjungan

Penyelenggaraan Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2013 tingkat Kota Cilegon merupakan wujud pertisipasi dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap bahaya natrkotika dan sekaligus sebagai upaya untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan pengedaran gelap narkotika khususnya di Kota Cilegon. Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Kota Cilegon H Abdul Hakim Lubis membacakan sambutan Walikota Cilegon H Tb Iman Ariyadi pada acara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2013 tingkat Kota Cilegon, di Halaman Kantor Walikota, Rabu (26/6).

“Saya selaku pribadi maupun atas nama pemerinah Kota Cilegon menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas prakarsa dan penyelenggaraan gerak jalan sehat hari ini dan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini,” kata Lubis.

Mantan Kepala Bappeda Kota Cilegon ini mengatakan, Ancaman bahaya akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang melanda hampir seluruh Negara didunia, telah mendapat perhatian yang serius. Keseriusan pemerintah salah satunya melalui upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaandan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). “Bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba bukanlah masalahbaru, tetapi dampak buruknya dari waktu ke waktu selalu menimbulkan penderitaan baru bagi manusia yang menyengsarakan secara berkepanjangan, bahkan berpotensi mengancam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” terangLubis.

Menurut Lubis, angka relevansi penyalahgunaan narkoba dari tahun ke tahun semakin meningkat prosentasenya. “Hal ini harus kita cermati, jika tidak, maka kerusakan generasi muda akan semakin parah bahkan dapat menghancurkan eksistensi Negara ini. Keadaan demikian tentu tidak kita harapkan karena tidak sesuai dengan cita cita dan harapan para pendahulu kita,” katanya.

Oleh karenanya untuk menyikapi kondisi demikian, tutur Lubis Kota Cilegon sebagai pintu gerbang perlintasan arus barang dan jasa serta arus migrasi manusia dari jawa ke Sumatra dan sebaliknya, menjadikan Kota Cilegon berada pada kondisi yang multi kompleks, baik pada perkembangan Kota Cilegon maupun kondisi sosial masyarakt dengan segala dampaknya. “Salah satu dampak negatif dari kondisi itu adalah mudahnya Kota Cilegon dijadikan daerah perlintasan dan peredaran gelap narkotika yang akan berdampak pada kondisi sosiologis masyarakat Kota Cilegon,” kata Lubis.

Dengan demikian lanjut Lubis, dapat disimpulkan bahwa upaya upaya untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai peredaran dan penyalah gunaan narkoba mutlak harus dilakukan, agar generasi muda menyadari bagaimana dampak penyalahgunaan narkoba hanya akan merugikan diri sendiri.

Sementara itu, panitia kegiatan Zahrudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, serta mewujudkan ketahanan masyarakat dalam gerakan anti narkoba.

Kegiatan ini terang Zahrudin, mengangkat tema Global Action For Healthy Communities Without Drugs atau Aksi Global Untuk Mewujudkan Masyarkat Sehat Tanpa Narkoba. “Tema ini diangkat dalam rangka meningkatkan kepedulian dan peran aktif seluruh komponen masyarkat dalam upaya pencegahan, pemberantasan , penyalahgunaan narkotika,” kata Zahrudin.

Hadir dalam kegiatan unsure Muspida Kota Cilegon, Pejabat Eselon II, III, danIV dilingkungan Pemkot Cilegon serta ribuan masyarkat dari berbagai elemen di Kota Cilegon (www.cilegon.go.id)

Berbagi :